Selasa, 19 Maret 2019

Merindukanmu pada 2016

Mungkin ini rindu
Karena isi kalbuku hanya teringat padamu
Mungkin ini tabu
Tapi jiwaku mendesah menyebut namamu
Setiap memejamkan mataku
Kau menunggu dengan jerat senyummu
Bagaimana aku tak luluh
Jika selama ini tanpamu aku rapuh
Aku merindukan hembusan nafasmu
Aku menantikan aroma cintamu
Aku mencandukan rambut keritingmu
Juga kulitmu yang halus menyentuh jiwaku
Maaf aku merindukanmu
Katakanlah betapa kau bahagia dengannya
Dengan pilihan hatimu yang baru
Meninggalkanku yang telah membusuk perlahan
Dengan jasad tanpa hati, tanpa otak
Kremasi ragaku, simpan cintaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar