Malam ini aku merasa terlahir kembali. Betapa tidak,
akhirnya aku merasa ada yang berontak di dalam hati kecilku ketika aku berlaku
tidak adil dalam pembagian proporsi dalam kehidupanku. Dan untuk pertama
kalinya, aku merasa bisa memaafkan dia. Tidak hanya itu, coba tebak! Aku bisa
merelakan dia, aku berhasil benar-benar mengeluarkannya dari dalam hati serta
fikiranku yang aku rasa butuh jutaan tahun untuk berhasil melakukannya. Bukan karena
kamu, seseorang yang baru sembuh dari serangan asam lambungnya. Tapi ya gabisa
bohong kalau sedikit banyak ini berkat bantuan darimu juga sih. Tapi
benar-benar seperti aku terbangun dan bersiap menghadapi hari senin setelah
mengalami hari libur yang sangat panjang.