Kenapa kau hadir dengan semaumu? Apa kau menghilangkan
ingatanmu?
Setelah milayaran menit yang telah kuhabiskan untuk berusaha
melupakanmu, melupakan kenangan kita
Setelah aku tertatih mengumpulkan kembali serpihan hati yang
pernah kau buang sia-sia
Dimulai dari hatiku yang lebur tak berbentuk, hingga kini ia
bisa kembali berdegup karena senyuman tulus dari seseorang
Seseorang yang dengan sigapnya membuatku kembali bahagia,
bahkan lebih dari yang pernah kau lakukan padaku
Dan sekarang, kau tiba-tiba datang dan melakukan hal
seenaknya
Memberiku pertanyaan yang sangat kuharapkan kehadirannya
keluar dari lidahmu, beberapa tahun lalu
Dengan kejutan-kejutan yang tak pernah habis, dengan sikap
manis yang bercampur dengan hal romantis
Hei, wanita mana yang hatinya tak bergetar? Ditembak
langsung dengan kalimat “will u marry me?”
Lalu bagaimana kabar hatiku yang lalu?
Meskipun aku juga tidak menampik aku pernah begitu
menggilaimu karena perasaanku ini
Apakah menurutmu hatiku ini seperti pelabuhan yang hanya
menjadi tujuan singgahmu saat kau sudah lelah mengarungi samudra?
Apakah kau menyuruhku untuk menghianati seseorang yang telah
berhasil menjatuhkan posisimu dalam hatiku?
Aku bahkan tidak mampu berfikir sehat lagi untuk sekarang
ini, apalagi jika menyangkut tentangmu
Aku tidak mengerti mengapa kau kembali lagi, kenapa tidak kau biarkan aku bahagia dengan sepotong hati
baruku?
Menurutmu butuh waktu berapa lama untuk aku bangkit dari
kubangan masa lalu kita?
Tapi entah mengapa kau dengan mudahnya merayuku lagi dengan
kalimat sakral yang kau ucapkan
Apakah kau fikir ini semua permainan yang bisa kau mainkan
ulang dan akhiri begitu saja saat kau bosan?
Hatiku memang meleleh terharu melihatmu berani mengatakannya dan bersikap jantan
Namun sekali lagi kutegaskan, hatiku sudah sembuh
Andaikan kamu mengatakannya beberapa tahun lalu, saat
duniaku terpusat padamu
Saat suaramu mampu menggantikan oksigen untuk kehidupanku
Apakah kau tak tahu menyedihkannya diriku saat kau menjual
semua kebahagiaan kita demi bisa menghiasi harinya?
Aku tidak mengatakan ini semua karena aku ingin kau merasa
bersalah
Aku hanya menolak lupa saat aku berjuang mati-matian bangkit
kembali
Aku hanya masih sangat mengingat siapa yang membangunkanku
dari mimpi buruk yang berhasil menggerogoti harapan dan hidupku
Aku hanya ingin kau tahu, diriku bukan taman bermainmu
Lalu kau berharap apa untuk jawaban dariku?
Untuk saat ini aku hanya belum mampu memikirkan hal itu

this is dedicated to me and i love it, thanks ciska :D
BalasHapusbaru ngerti nek mbok komen :D
BalasHapus