Sabtu, 16 April 2016

(masih) tulisan tentangnya



Pagi ini aku memutar lagu di leptop. Ada lagu yang pernah kamu nyanyikan dulu. Lagu dengan bahasa arab yang membuatku kesulitan mengenali itu lagu apa dan berjudul apa. Sampai pada suatu hari, temanku yang biasa bersholawat memutarnya dari leptopnya. Seketika aku langsung berlari ke kamarnya dan mmenanyakan itu lagu berjudul apa. Dan aku tau dari dia bahwa judul lagu itu. Judul lagunya “Zaujati” nih begini lagu dan terjemahannya.

Jumat, 15 April 2016

jika ini kamu, bacalah

Masih dengan luka yang belum kering yang pedihnya menyempil disetiap senyumku. Aku masih di sini, tidak berubah. Masih mengenangmu, masih menunggu semua berlalu. Sebenarnya aku tak tahan lagi dibodohi. Ya, otak dan hatiku saling membodohiku. Mereka beradu siapa yang akan aku ikuti. Harga diriku yang telah kau cacati atau rasamu yang terlanjur ku sesap.

Kamis, 14 April 2016

balasan statusmu 23 november 2013

latepost banget ><

masih sama

kembali aku berdiri di tempat ini
untuk kesekian kalinya aku kembali ke tempat ini
dan hal yang aku lakukan masih sama
melihat ke belakang dan mengenang

facebook

selalu aku menunggu namamu muncul di daftar pengguna yang sedang online

flash-back

salahkah bila aku mencintaimu
dan berharap kau kan menjadi milikku
walau banyak yg bilang kau tak pantas untukku
sayang ku mohon jangan tolak cintaku
jiwa ragaku ini hanya untukmu
aku rela berkorban demi cintaku itu

lagi - flashback

Dadio riko padange ulan
Hang Sing kenek ԁі gayuh
Tapi biso madangi ati….

Dadio riko koyo angin
Masio sing ono wujude
Tapi biso nentremno batin….

ngelali

sepertinya aku harus segera berhenti.
aku tak bisa,bukan,maksudku tak boleh berlarut-larut.

luar lingkaran

em..aku rasa aku lebih nyaman dengan posisi ini.
di luar lingkaran,di belakang garis.

Minggu, 10 April 2016

stalker berujung pada...semoga kau membaca

berawal dari rasa penasaran teman sekasur. penasaran dengan sosok "dia". "dia" yang telah mencuri hatiku dengan berbagai pengetahuannya, "dia" yang telah menggendongku dengan kedewaaannya, "dia" yang telah membuatku terlena dengan sikap polosnya, dan "dia" yang telah menghancurkan segala rencana indah yang telah ia sampaikan sendiri pada kehidupanku.