Hei kamu yang punya segudang prestasi
Berbakat dalam segala hal yang kau lewati
Mempesona setiap insan yang bahkan belum mengenali
Seperti permata biru yang sangat indah untuk dikagumi
Siapa yang tidak terbersit perasaan untuk ingin memiliki?
Dari ujung rambut hingga ujung kaki mengagumkan
Hingga sedetikpun aku tidak rela wajah kupalingkan
Tanpa kau bergerakpun pesonamu tak terelakkan
Duh gusti, hambamu jatuh hati
Dengan laki-laki yang sikapnya tidak pasti
Terjauh dalam kenyamanan yang baginya tak berarti
Berharap bisa sejenak saja aku nyantol pada hati
Tapi aku tahu, yang dia inginkan berbeda sekali
Hamba terlalu naif untuk sok tidak mengerti
Tidak Cuma kali ini aku tercebur pada kubangan ini
Aku sudah hafal kedalamannya berapa kaki
Lalu? Apakah aku sakit hati?
Oh tidak! Aku sedang menikmati kok
Menikmati saat-saat kulitku terkuliti
Egoku terlalu besar untuk menolak bujuk rayumu
Hatiku terlalu angkuh untuk mengakui kesalahan ini
Ah sudahlah...
Urusan nanti jangan difikirkan, yang penting aku bahagia
Bahagia dengan ketidakwarasanku padamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar