Kamis, 13 Maret 2014

di-le-ma

capek sekali meski hanya sekedar memikirkannya.
aku kira memilih tole adalah jalan terbaik yang akan membawaku pada kebahagiaan tanpa ujung.
aku kira menyakiti mas dan 8 serta para pengagum gila tole bisa membuatku selalu menyunggingkan senyumku.

tapi hal ini bukan berarti aku tidak bahagia dengan tole,aku bahagia kok. bahagia sangat malah.
kami melewati banyak hal. dari mulai menyanyi,mengaji,bershalawat,bertengkar,sampai merayakan ulang tahunnya yang ke 17 -3 maret- kemaren. aku bahagia,karena ini pertama kalinya aku merasakan perasaan seperti ini. bukan hanya mencintai ataupun dicintai yang tak pernah terbalaskan,namun kali ini aku mempunyai perasaan yang sama dengan seseorang yang aku sukai. betapa membahagiakan bukan?
tapi hal seperti ini tidak seindah film Barbie,ini kehidupan nyata. bukan persoalan tole yang jadi juniorku di sekolah. bukan juga karena aku sudah kelas XII. tapi hal ini jauh kepada perasaan orang lain saat kami bersama.
biar aku jelaskan,mas itu pacar pertamaku,eh ralat ding dia mantan pertamaku :D karena kami memang sudah lama putus ikatan,tapi masih dekat. ada lagi 8,dia adalah mantannya tole. gadis baik yang mondok di daerah sana. awalnya aku dan tole hanyalah 2 orang yang mendapat tugas menjadi standby kelompok shinchan saat fortasi. fortasi itu forum taaruf siswa,kalau di tempat lain biasa di sebut mos. singkatnya,8 dan aku kenal karena dia suka tanya perkembangan dari tole ke aku.saat itu aku juga masih berhubungan dengan mas,dan dia benar-benar tidak suka melihat kedekatan kami sebagai rekan kerja. aku dan tole sama-sama meyakinkan masing-masing pasangan kami bahwa tidak ada yang lebih diantara kami berdua. kami berdua yakin tidak akan pernah terjadi apa-apa diantara kami berdua. namun namanya juga manusia,tidak luput dari salah dan khilaf. kami berdua -aku dan tole- termakan omongan sendiri. aku diam-diam mulai mempunyai perasaan ke dia,dan dia mengaku mempunyai perasaan yang sama dengan aku. namanya pasangan yang dimabuk asrama,kami berdua tidak peduli dengan keadaan sekitar. aku dengan tega meninggalkan mas yang selalu sayang buat aku. walaupun terkadang kalau bertengkar dia menjadi seperti seorang psycho. dan naasnya,tole juga melakukan hal yang sama kepada 8,bahkan lebih parah dari aku. kami berdua menjelma menjadi orang jahat yang bahagia di atas sakit hati mereka. belum lagi fans-nya tole yang bejibun. dan kami tetap tidak peduli dengan mereka semua.
aku dan tole menjalani keadaan seperti ini dan banyak orang tau. ironisnya,yang mereka tau aku yang menyukainya sepihak. yah rasanya memang tidak adil ketika kabar ini beredar. aku tidak bermasalah sih dengan apa yang mereka katakan. aku sudah tidak peduli,seakan dunia milik kami berdua. banyak pihak yang tau kedekatan kami. pihak guru bahkan teman-teman pondok tole sekaligus teman pondok mas juga tau. biar ga berlama-lama secara garis besar aja ya,selama kami dekat aku masih tidak percaya kalau dia juga punya perasaan yang sama dengan aku -sampai sekarang- . dengan hubungan kami yang semakin dekat,mas mulai bertindak. dia mulai marah,dan membenci aku. perlahan dia benar-benar membenciku dan tidak bisa memaafkanku. namun aku berusaha memperbaiki hubungan kami. aku menganggapnya kakak sendiri,aku menganggapnya teman sendiri. dan perlahan aku mulai dilema. aku mulai tidak bisa kehilangannya sebagai teman. ditambah saat aku membuka profilku dan profilnya,melihat status-status lama kami berdua saat kami masih bersama. aku baru saja sadar bahwa aku masih tidak bisa kehilangannya. tapi tidak bisa dipungkiri juga,aku sayang tole. tapi karena tole tidak pernah memberiku kepastian akan perasaannya,dan aku masih belum yakin atas perasaannya padaku,aku memutuskan untuk tidak terlalu terikat dengannya. aku takut saat aku terlajur terikat dengannya,ternyata dia memperlakukanku sama dengan dia memperlakukan 8,kan gak lucu jadinya :D jadi aku mengambil keputusan untuk menjaga jarak dengan tole ataupun dengan mas. aku memilih memposisikan diriku diluar lingkaran spesial mereka.
dan di sini,aku berharap mereka membacanya,agar mereka tau apa yang aku rasakan. maaf mas,maaf tole dan maaf yang tersakiti dengan ini atas semua kesalahan kami. aku juga berterimakasih kalian berdua sudah pernah mewarnai lembaran ini. meski ada coretan dan yang bertanda merah sih. jujur kalo boleh aku ingin dua-duanya :D egois banget kann. karena aku tidak bisa membiarkan salah satu tersakiti lagi,jadi aku memutuskan aku saja yang tersakiti dengan hal ini. kalaupun salah satu diantara kalian merasa sakit karna keadaan ini,jangan khawatir,aku akan menemani kalian. jadi ayo kita sakit bersama :D

dalam dilema yang melanda-
untuk mas dan tole,kalian berdua tidak bisa dibandingkan. sama-sama istimewa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar