Senin, 13 Agustus 2012
geje pas proper bahasa arab. dulu
aku bersemangat menunggu mentari
namun yang datang hanya angin ribut
angin ribut yang berujung badai
selama apapun aku menunggu
yang datang bukan sang mentari
ketika aku mulai lelah menunggu
dan memutuskan untuk berhenti setia
berhenti setia menunggu ia datang
saat aku sudah terbiasa dengan badai
setelah terbiasa denga keadaan sulit ini
sang mentari muncul di depan mata
dengan sinar dan panas yang mematikan
mengapa ia harus datang sekarang?
ketika aku telah tidak membutuhkannya
sinar busuk dan kehangatan yang memuakkan
kenapa tidak dulu saat aku menantinya?
Saat aku bisa perlahan-lahan mati tanpanya
Bahkan juga bisa mati dengan sendirinya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar